#CERDAS1 (CERitaDAriSusan)
BANYAK NILAI DARI SEBUAH PROMO HARGA
Yup untuk setiap cerita yang aku tulis akan aku singkat dengan #CERDAS diikuti dengan nomer urut posting-an. Entah kenapa tercetus ide ini muncul begitu aja, dan karena bagus aku putuskan untuk bikin ini jadi trademark di blog ini. Woke tidak perlu basa basi lagi. Hari ini aku akan tulis tentang cerita yang aku dapat dari customer yang datang ke kantor hari ini. FYI aku kerja di salah satu kantor multi level marketing di Jogja sebagai admin multitasking sekali, hehe.. Jadi sering bertemu sama banyak orang yang selalu membawa cerita unik mereka tersendiri. Kebetulan hari ini yang menarik perhatianku untuk aku tulis adalah customer yang datang dengan keluarga lengkapnya. Tepatnya datang berempat yaitu ayah, ibu, dan dua anak laki-laki mereka. Aku sendiri sudah beberapa kali bertemu dengan mereka sehingga sedikit tau tentang karakter keluarga ini. Jika dilihat sekilas keluarga ini seperti keluarga harmonis pada umumnya dan kenyataannya memang seperti itu sih. Sang ayah orang dengan penampilan kekar tetapi punya selera humor yang bagus. Sang ibu seperti ibu rumah tangga yang cantik dan pandai mengurus anaknya. Dua anak laki-lakinya terlihat saling menyanyangi satu sama lain. Ketika datang sang adik langsung bilang ke ayahnya "Yah nanti ke alfama** ya beli Tar* lagi".
Aku pun tertarik nimbrung celotehan sang adik, "emangnya kenapa kok mau ke sana?".
Sang ibu langsung menimpali "Enggak mbak, itu tadi beli Tar* di Alfama** 3 bungkus besar cuma Rp 5.000,00."
"Oh ya bu? di alfama** mana bu?" tanyaku penasaran.
"Itu mbak di (menyebutkan tempat)," jawab sang ibu.
"Oh begitu ya bu, murah banget berarti itu bu."
Setelah obrolan intermezzo selesai dan keperluan mereka telah selesai, merekapun pulang untuk melanjutkan kembali aktivitas.
Setelah kejadian itu aku berpikir, "Wah murah banget Rp 5.000,00 bisa dapet Tar* yang gede 3 bungkus, bolehlah pulang kerja nanti mampir alfama**". Dan setelah menyelesaikan tugas-tugas di kantor jam pulang tiba. Aku pun yang sudah berniat untuk mampir beli Tar* di alfama** akhirnya sampai juga di salah satu minimarket ini. Segera aku telusuri lorong etalase makanan tapi ternyata tak kutemukan promo yang kucari. Sedikit kecewa sih tapi aku malah menemukan promo lainnya beserta produk-produk snack bar yang menggoda iman. Akhirnya daripada sia-sia aku beli aja beberapa produk snack bar dan kutemukan promo beli 3 fitba* cuma Rp 7.500,00. "Wah murah juga nih, harga normal satuannya kan Rp 4.500,00, ok deh beli ini juga deh".
Tapi karena rak di etalasenya kosong aku tanya dulu ke karyawannya, apakah produknya masih atau sudah habis, takutnya nanti promonya udah gak berlaku lagi. Ternyata masnya jawab kalau promo dan produknya masih, tinggal ambil di dekat kasir aja. Okelah dan aku langsung ke kasir ambil produknya, dan sekali lagi tanya ke mbak kasirnya kalau promonya masih atau gak, takut masnya booingin aku, hihihi.. Ternyata mbaknya malah tanya ke masnya juga, dan masnya mengiyakan kalau promonya masih berlaku. Aku ambil 3 fitba* dengan varian yang berbeda-beda. Mbak kasir langsung scan belanjaanku dan aku bayar sesuai yang ada di layar. Tapi aku agak curiga soalnya setelah struknya tercetak kok harga fitba*nya tetep Rp 4.500,00 dan hanya diskon Rp 500,00 padahal seharusnya diskonnya Rp 2.000,00. Aku liat dengan seksama struknya dan kembali lagi ke mbak kasirnya.
"Mbak ini berarti fitba*nya harga normal ya?" tanyaku heran.
Mbaknya pun agak bingung dan tanya ke mas yang ada disampingnya. Mas yang disampingnya mengecek promo yang ada di komputer dan bilang ternyata promo berlaku untuk fitba* dengan varian yang sama bukan berbeda-beda. Akhirnya aku pilih yang rasa kismis dan masnya nge-scan ulang belanjaanku. Akhirnya aku dapet juga promo fitba* ini dan pas selesai transaksi masnya juga ngucapin minta maaf karena kesalahan yang terjadi. Salut deh sama karyawan di alfama** yang mengakui kesalahan mereka. Semoga semakin banyak promo yang lainnya ya.. hehe..
Dari cerita simpel ini banyak lho nilai yang bisa kita dapatkan. Pertama, ketika ada waktu senggang berliburlah bersama keluarga karena belum tentu di hari, bulan, atau tahun berikutnya kalian bisa pergi berlibur bersama, entah karena kesibukan atau alasan lainnya. Sekedar jalan atau makan bersama sudah sangat cukup untuk membangun keharmonisan keluarga lho. Kedua, jangan terlalu mudah percaya dengan cerita promo dari orang lain sebelum kita mencari kebenaran dari cerita promo dari website resmi perusahaan terkait. Ketiga, pastikan selalu untuk mengecek struk belanjaan sebelum meninggalkan tempat belanja, karena hal ini dianggap remeh bagi sebagian orang (termasuk aku). Kebanyakan orang sudah percaya dengan angka jumlah pembelanjaan yang tertera di layar dan percaya dengan jumlah kembalian yang diberikan kasir tanpa harus mengecek kembali. Bahkan ada yang mengeceknya setelah sampai rumah dan ketika sudah sampai rumah terjadi kesalahan input barang atau salah kembalian mereka tidak bisa melakukan apapun kecuali ngedumel dalem hati.. (haha pengalaman pribadi nih yeee..).
So, sebaiknya selalu teliti barang belanjaan dan struk kalian ketika akan meninggalkan tempat belanja kalau kalian gak mau menyesal pada akhirnya.
Keempat, jangan sungkan untuk menanyakan promo yang ada di tempat belanja ketika kamu ragu, karena hal ini akan menentukan jadi tidaknya kamu membeli produk promo tersebut.
Kelima, hargai karyawan di tempat belanja, jika mereka melakukan kesalahan jangan langsung dimarah-marahi di depan umum, tanyakan dulu mengapa terjadi kesalahan. Jika mereka sudah minta maaf dan membetulkan kesalahan mereka tidak ada lagi alasan buat kamu untuk tetap marah. Ingat ya mereka manusia biasa, kadang bisa melakukan kesalahan juga. Kitapun pasti pernah melakukan kesalahan juga kan..
Ok deh cukup sekian untuk cerita kali ini, semoga ceritanya bermanfaat ya, tunggu aku di posting-an selanjutnya ya.. Terimakasih sudah menyempatkan berkunjung dan membaca. Salam Manfaat 👍💜💕

Komentar
Posting Komentar